Disambar Petir, Seorang Ibu dan Anak di Mubar Meninggal Dunia

0 Komentar

MUBAR, INIKATASULTRA.com – Hujan deras disertai petir dan angin kencang, mengguyur Desa Labokolo Kecamatan Tiworo Tengah Kabupaten Muna Barat (Mubar) Sulawesi Tenggara (Sultra), Kamis (6/1/2022), sekira pukul 00:30 Wita.

Akibat cuacu buruk tersebut, dua warga setempat, yakni Umi Barira (30) beserta anaknya bernama Tamlikul Fatha Imama (12), harus meregang nyawa setelah tersambar petir.

Kasat Reskrim Polres Muna, Iptu Hamka, mengatakan, setelah merasa tidak aman dengan cuaca yang mulai tidak bersahabat, suami serta ayah korban, Muslim (43) kemudian mengajak keluarganya untuk berlindung di kolong rumah.

“Saudara Muslim bersama kedua korban dan anak-anaknya turun dari atas rumah panggung miliknya untuk berlindung dibawah kolong rumah dikarenakan hujan keras disertai angin kencang serta bunyi guntur”, ujarnya, Kamis (6/1/2022).

Setelah berlindung di kolong rumah lanjut Hamka, suami korban kemudian mengajak anak serta istrinya untuk berlindung di terpal yang ada dibawa kolong rumah.

“Kemudian saudara Muslim ini mengumandangkan Adzan untuk menenangkan diri bersama keluarga, dan saat itu tiba-tiba terdengar bunyi petir yang sangat keras dan rumah panggung bergetar namun saudara Muslim tetap melanjutkan Adzan sampai dengan selesai,” jelasnya.

Setelah mengumandangkan adzan, suami korban melihat istrinya sudah terbaring di tanah sambil menggendong anak kecilnya.

“Kemudian saudara Muslim mengangkat korban dan memperbaiki posisinya serta mengamankan anak yg digendong korban, dan kemudian ayah korban melihat anak sudah terbaring di tanah yang berada tidak jauh dari ibunya,” tuturnya.

“Kemudian sang ayah mengangkat korban dan membaringkan di tumpukan kayu, setelah itu Muslim menghubungi keluarga untuk membantu mengevakuasi korban,” tambahnya.

Setibanya keluarga serta tetangga yang dihubungi oleh Muslim, kedua korban yang tersambar oleh petir, telah meninggal dunia.

“Dari hasil pemeriksaan dokter, diketahui korban Umi Bararia, terdapat luka bakar didada dengan ukuran 12 cm, sedangkan korban Tamlikul Fatha Imama, terdapat   luka dada dengan pajang 5 cm, luka perut kiri 40 cm luka memar, luka bakar  paha kanan  20 cm dan memar, dan sebagian rambut hangus terbakar,” tutupnya. (red/iks)

Tulisan ini berasal dari redaksi

Comment