Hari Ini, SKD CPNS Pemprov Sultra Digelar

0 Komentar

ilustrasi: pelaksanaan SKD CPNS 2021

KENDARI, INIKATASULTRA.com – Pencari kerja berkompetisi menjadi terbaik dalam seleksi kompetensi dasar (SKD) CASN dan PPPK lingkup Pemprov Sultra. Begitu pula di kabupaten dan kota lainnya.

Hanya saja, waktu tes SKD berbeda-beda. Mereka akan berkompetisi berebut nomor induk pegawai (NIP) dengan berjibaku soal-soal tes.

Nah, hari ini, tes SKD lingkup Pemprov Sultra dimulai meski di tengah pandemi COVID-19. Peserta mesti memenuhi sejumlah ketentuan.

Sebut saja, harus negatif/non reaktif dari COVID-19, hadir satu jam sebelum tes di mulai, mekanisme tes hingga memenuhi syarat nilai ambang batas untuk lulus menjadi ASN.

Kepala Bidang Pengadaan dan Mutasi Pegawai, Kadir mengatakan untuk SKD formasi umum ada tiga tes, yakni tes wawasan kebangsaan (TWK), tes intelegensia umum (TIU) dan tes karakteristik pribadi (TKP). Terkait nilai ambang batas, ada peningkatan dibandingkan seleksi sebelumnya, khususnya di item tes TKP.

“Nilai ambang batas TKP saat ini adalah 166, yang sebelumnya hanya 126. Ambang batas TKP 166 ini sesuai surat keputusan Menpan RB Nomor 1023/2021,” kata Kadir, Senin (13/9) kemarin.

Adapun bobot nilai soal TIU dan TWK yakni jawaban benar bernilai 5, tidak menjawab 0 (nol). Sedangkan nilai soal TKP, jawaban benar paling rendah 1, paling tinggi 5, tidak menjawab 0 (nol).

Kadir menjelaskan SKD lingkup Pemprov Sultra digelar di SMKN 1 Kendari selama 3 hari. Lokasi itu juga digunakan SKD untuk tiga kabupaten.

“Untuk pelaksanaan SKD besok (hari ini,red) sudah sangat siap secara teknis. Peserta dibagi dalam tiga sesi. Sesi pertama mulai pukul 07.30 Wita,” ujar Kadir.

Kadir mengingatkan, peserta tes SKD wajib melakukan tes antigen dalam waktu maksimal 1×24 jam sebelum tes dengan hasil negatif/non reaktif.

“Mereka tes antigen secara mandiri. Nanti saat akan memasuki ruangan tes baru kita periksa lagi hasilnya. Selain itu peserta wajib memakai masker dan menjaga jarak,” ungkapnya.

Apabila terdapat peserta positif COVID-19, maka dapat mengikuti SKD sesuai jadwal yang ditetapkan di ruang khusus yang disediakan BKD Sultra.

“Langkah itu kami lakukan agar tidak ada yang merasa dihilangkan hak dan kesempatannya untuk mengejar nomor induk pegawai (NIP),” paparnya.

Dia pun menjelaskan, dalam aturan yang ada sebelum pelaksanaan seleksi, para peserta seleksi CASN wajib mengisi formulir deklarasi sehat yang terdapat di website sscasn.bkn.go.id dalam kurun waktu 14 hari sebelum mengikuti ujian seleksi dan paling lambat pada H-1 sebelum ujian.

“Formulir yang telah diisi, wajib dibawa pada saat pelaksanaan seleksi dan ditunjukkan kepada petugas sebelum dilakukan pemberian pin registrasi,” bebernya.

Saat tes SKD, peserta seleski dilarang membawa buku atau catatan, kalkulator, handphone, kamera, jam tangan, serta senjata api/tajam. Dan disarankan membawa alat tulis pribadi. (**)

Sumber : KP/IKS
Tulisan ini berasal dari redaksi

Comment