Diduga Serobot Lahan Warga, Bank Sultra Cabang Ereke Bakal Dipagari Besi Duri

0 Komentar

Kantor Bank Sultra Cabang Ereke

BUTUR, INIKATASULTRA.com – Kantor Bank Sultra Cabang Ereke Kabupaten Buton Utara (Butur) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), bakal dipagari besi duri oleh warga setempat.

Pembangunan kantor yang berlokasi di Desa Linsowu Kecamatan Kulisusu itu, diduga dibangun di atas lahan milik warga yang sudah memiliki sertifikat, yang diterbitkan Badan Pertanahan Nasional (BPN) Butur sejak tahun 2009 silam.

Namun, belakangan ini Bank Sultra Cabang Ereke juga diketahui memiliki sertifikat tanah yang terbit tahun 2013, atas lahan yang digunakan untuk kantor Bank Sultra Cabang Ereke tersebut.

Salah seorang pemilik lahan, La Ode Milihaa, mengaku sudah memiliki lahan dimaksud sebelum berdirinya bangunan Kantor Bank Sultra Cabang Ereke.

“Jauh sebelum ada jalanan, seperti jalanan yang ada saat ini menuju pasar Minaminanga,” ujar La Ode Milihaa, Jumat (10/8).

Menurutnya, sebelum kantor Bank Sultra Cabang Ereke itu dibangun di lokasi miliknya, dirinya sudah mengatakan bahwa tanah yang digunakan sebagai pembangunan kantor Bank Sultra tersebut sudah memiliki sertifikat sejak Tahun 2009.

“Kemudian sebelum ini BPD mau di bangun, tiba-tiba di situ juga saya lihat, ada foto kopi sertifikatnya mereka (pihak Bank Sultra Cabang Ereke, red) Tahun 2013, sementara sertifikat hak milik tahun 2009 masih ada di tangan saya,” jelasnya.

Setelah melakukan pengecekan pada isi sertifikat yang dimiliki Bank Sultra Cabang Ereke tersebut, lanjut dia, tercantum di salah satu halaman sertifikat yang menyatakan, hal-hal lain mengenai surat pernyataan pelepasan hak dari Milihaa dan Wa Dawi (pemilik lahan lainnya, red) kepada Bank BPD Tanggal 6 Agustus 2012.

“Ini yang saya tidak senangkan, sementara saya tidak pernah lakukan ini. Begitu ceritanya,” pungkas La Ode Milihaa. (red)

Tulisan ini berasal dari redaksi

Comment