Putusan MA, Kejari Kolut Akan Eksekusi Pengguna Ijazah Palsu

0 Komentar

KOLUT,INIKATASULTRA.com – Kepala Kejaksaan Negeri Lasusua Kabupaten Kolaka Utara (Kejari Kolut) Sulawesi Tenggara (Sultra) melakukan permohonan kasasi tingkat pengadilan Mahkamah agung ( MA)  atas perkara tindak pidana penggunaan ijaza palsu 

Kepala Kejari Kolut, Tegu Imanto, mengatakan, Dakirwan diduga menggunakan ijazah palsu dan sempat diproses secara hukum di Pengadilan Negeri Lasusua, Kolut, dalam proses hukumnya Dakirwan divonis dan dinyatakan tidak bersalah oleh majelis hakim.

Dari rujukan putusan Pengadilan Negeri tersebut, perkara tindak pidana penggunaan ijazah palsu, Jaksa Penuntut Umum (JPU) melakukan permohonan kasasi ke MA.

MA memeriksa perkara tindak pidana penggunaan ijazah palsu oleh saudara Dakirwan yang terpilih menjadi Kepala Desa Patikala Kecamatan Tolala Kolut pada tahun 2019.

Lanjutnya, tanggal 6 Juli 2022, MA mengadili sendiri terhadap perkara yang di ajukan JPU dan membatalkan putusan Pengadilan Negeri Lasusua, Nomor 54 tanggal 10 Agustus 2020.

Selanjutnya MA mempunyai pertimbangan mengadili sendiri, dalam putusannya saudara Dakirwan dinyatakan terbukti melakukan tindak pidana, menggunakan ijazah yang terbukti  palsu. Dakirwan dijatuhkan hukuman selama satu tahun dan denda Rp50 juta. 

Adapun barang bukti penggunanaan ijazah palsu tetap ada dalam berkas perkara buku nomor induk wajib belajar, yang  akan di kembalikan kepada saksi Mariono, dan terdakwa dibebankan biaya perkara sesuai putusan perkara yang tertuang dalam putusan MA.

“Adapun upaya hukum yang harus dilakukan oleh penasehat hukum terdakwa sisa menunggu peninjauan kembali (PK), namun (PK) tidak menghalangi Tim JPU Lasusua Kolut, kami tetap melakukan eksekusi,” terangnya.

Tegu Imanto berterima kasih kepada seluruh masyarakat Kolut terkhusus masyarakat Patikala yang secara dewasa dan tertib bisa mengikuti proses hukum dan bijak tanpa ada aksi anarkis.

“Dalam kesempatan ini kami dari Jaksa Penuntut Umum berhasil membuktikan dan sudah bekerja maksimal bawah perkara ini di tingkat kasasi di MA, ini berkat perjuangan tim JPU sudah berkerja demi menjalankan kepastian hukum,” tandasnya.(Reno)

Tulisan ini berasal dari redaksi

Comment