20 Aleg Mubar Komitmen Kembalikan Temuan BPK Senilai Rp1,16 Milyar

0 Komentar

MUBAR, INIKTASULTRA.com – Kelebihan pembayaran Tunjangan Komunikasi Intensif dan tunjangan reses pimpinan dan anggota serta dana operasional pimpinan DPRD Kabupaten Muna Barat (Mubar) kini sudah dikembalikan. Pengembalian tersebut, pasca adanya temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) yang menyatakan, ada sekira Rp1,16 miliar kerugian negara.

Plt Sekwan Mubar, Safarudin Ole mengaku, saat ini, ada 20 anggota legislatif (aleg) telah mengembalikan kelebihan pembayaran tersebut. Itu artinya, ada itikad baik dari DPRD sesuai dengan komitmen bersama BPK.

“Progres dari tindak-lanjut DPRD atas temuan BPK sudah tuntas. Penyerahan bukti pengembalian itu, kita sudah serahkan pada Kasda dan Inspektorat. Awal Juli kemarin kita sudah kembalikan,” aku Sekwan DPRD Mubar, Safarudin Ole saat ditemui diruang kerjanya,  Selasa (3/8/2021).

Safarudin mengaku, jumlah nominal yang dikembalikan, masing-masing aleg cukup bervariasi. Meski, belum mencapai sesuai dengan hasil temuan itu, tidak menjadi masalah. Pastinya, dewan kooperatif atas rekomendasi BPK.

“Pengembaliannya dilakukan berangsur. Saya sudah konsultasikan dengan BPK. Saya pertanyakan, apakah kalau tidak tuntas tahun ini, tahun depan, jadi temuan. Alhamdulillah, tidak jadi temuan. Terpenting, progres pengembalian ada hingga berakhir masa jabatan. Karena, BPK akan lakukan monitoring setiap enam bulan,” jelasnya.

Dengan adanya temuan itu, Ia berharap, hubungan antara lembaga legislatif dan eksekutif membaik demi pembangunan daerah Mubar yang berkelanjutan.

“DPRD yang tugas sebagai lembaga kontrol, tetap menjalankan fungsi pengawasannya demi kemajuan Mubar. Ekskutif dan legislatif juga terus menciptakan suasana yang kondusif,” pungkasnya.(Safar).

Tulisan ini berasal dari redaksi

Comment