Temui Massa Aksi, Wali Kota Kendari Tegaskan Kartu Vaksin Bukan Syarat Pelayanan Publik

0 Komentar

KENDARI, INIKATASULTRA.com – Wali Kota Kendari, Sulkarnain Kadir, dengan tegas mengatakan kartu vaksinasi COVID-19 bukan menjadi syarat untuk melakukan pengurusan pada pelayanan publik.

“Saya membantah keras. Saya tegaskan tidak ada satupun pelayanan publik yang mensyaratkan kartu vaksinasi untuk pelayanan di Kota Kendari apakah itu mengurus KTP, mengurus di Capil, perizinan tidak ada satupun,” kata Sulkarnain Kadir, saat menemui mahasiswa yang melakukan demonstrasi didepan Rumah Jabatan (Rujab) Wali Kota Kendari, Senin (02/07/2021).

Olehnya itu, Sulkarnain berharap kepada mahasiswa untuk mengawasi pelayanan serta pengunaan anggaran di Kota Kendari. Termasuk  bantuan sosial tunai (BST) serta anggaran untuk dana COVID-19 lainnya.

Tidak hanya itu, ia juga meminta kepada mahasiswa untuk melaporkan jika terdapat masyarakat yang tidak terdaftar dalam penerima bantuan sosial COVID-19 untuk mendaftarkan diri.

“Mekanismenya bisa lewat kelurahan atau lewat dinas terkait langsung di data. Kalau dia UMKM bisa ke Dinas Perdagangan, kalau dia di PHK bisa ke Dinas Perindustrian dan tenaga kerja, dan kalau dia nelayan atau terkait dengan itu bisa ke Dinas Perikanan dan Kelautan,”tuturnya.

Seperti diketahui, puluhan mahasiswa Kota Kendari melakukan aksi demonstrasi di Rujab Wali Kota Kendari, yang dimana tuntutan mereka terkait penanganan COVID-19 serta Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) yang berakhir hari ini.

Terkait tuntutan yang disampaikan sejumlah mahasiswa tersebut, Sulkarnain Kadir, mengaku akan menyampaikan aspirasi tersebut ke pemerintah pusat terkait tuntutan mereka.

Dirinya menyampaikan bahwa, PPKM di Kota Kendari sesuai dengan Surat Edaran (SE) Menteri Dalam Negeri (Mendagri) yang dimana akan berakhir hari ini.

“Hari ini terakhir pemberlakuan, kita tidak tahu apakah ada perpanjangan atau tidak, kita lihat evaluasinya. Dalam rapat evaluasi akan saya sampaikan pandangan dan pikiran mahasiswa di Kota Kendari,” terangnya.

Reporter: Febi Purnasari

Tulisan ini berasal dari redaksi

Comment