Untuk Pelebaran Jalan, Samahuddin Bongkar Pagar dan Pos Jaga Milik Warga

0 Komentar

BUTENG, INIKATASULTRA.com – Bupati Buton Tengah (Buteng) H Samahuddin tak ingin pembangunan jalan yang ada di wilayahnya dikerja asal-asalan. Kualitas dan kepuasan rakyat menjadi hal utama, baik dari sisi pelebaran maupun pengaspalan jalannya.

Untuk memastikan hal itu, Samahuddin seringkali turun langsung melakukan pengawasan dan pengarahan kepada para pekerja. Apalagi, ketika pekerja terbentur pada izin pemilik yang pagar rumahnya atau teras rumahnya akan dibongkar akibat terdampak pelebaran jalan.

Seperti halnya Tokoh Masyarakat Desa Morikana, Kecamatan Mawasangka Tengah (Masteng), La Bandera. Pekerja merasa segan untuk meminta izin, demikian pula unsur Muspika setempat.

Pasalnya, La Bandera yang kini menjadi pengusaha tersukses di Kalimantan, harus dibongkar pagar dan pos jaga rumahnya yang sejak dulu dibangun dengan megah.

Maka, mau tidak mau Bupati Samahuddin harus turun tangan. Ia kemudian menelepon La Bandera yang ada di Kalimantan, Kamis (15/7/2021).

Diawali dengan saling bertanya kabar menggunakan bahasa daerah, pembicaraan kemudian mengerucut pada pembongkaran pagar dan pos jaga rumah La Bandera. Karena cara penyampaiannya sangat persuasif, ia akhirnya menyetujui untuk dilakukan pembongkaran.

“Kalau itu untuk kepentingan orang banyak, tidak apa-apa dibongkar saja. Kalau yang lain saja rela dan ikhlas, kenapa saya tidak,” ucap La Bandera diujung telepon.

Mendapat restu demikian, Bupati Samahuddin langsung memerintahkan operator alat berat untuk melakukan pembongkaran. Disaksikan Camat Masteng Hamka, Kapolsek Masteng Ipda Busrol, dan masyarakat sekitar.

“Semua yang terkena dampak pelebaran jalan, baik masyarakat biasa maupun tokoh masyarakat perlakuannya sama. Tidak ada yang dibedakan, karena semuanya untuk kepentingan bersama,” tandas Samahuddin.

Orang nomor satu di Buteng ini mengaku bersyukur, selama ini tidak ada kendala dan gesekan dari masyarakat dalam pembangunan jalan di Kabupaten Buteng. “Ini berarti masyarakat sangat mendukung dengan program saya selama ini,” ucapnya.

Apa yang sudah dikerjakannya dalam pembangunan infrastruktur jalan ini sudah dirasakan sebagian besar masyarakat Buteng di seluruh kecamatan. Tahun 2021 ini memaksimalkan pelebaran dan pengaspalan di Kecamatan Masteng.

“Supaya orang berkendara dengan aman dan nyaman, jalan sempit di Masteng ini kita kasih lebar. Tikungan kita luruskan dan tanjakan kita ratakan,” kata Samahuddin.

Ketua DPC PDIP Kabupaten Buteng ini menerangkan, setelah badan jalannya disempurnakan langsung diaspal hotmix, karena merupakan jalan poros kabupaten. “Kecuali jalan dalam kampung, baru kita gunakan aspal standar RMA,” timpalnya.

Samahuddin mengaku, sengaja dirinya memilih aspal hotmix agar lama dipakai. Mahal diharga, tapi berkualitas dan bisa digunakan selama bertahun-tahun.

“Dari pada pakai aspal biasa, satu tahun sudah rusak. Tahun depannya dianggarkan lagi untuk pengaspalannya. Pada akhirnya rugi juga. Lebih baik aspal hotmix satu kali,” pungkasnya.(Publik Satu)

Tulisan ini berasal dari redaksi

Comment