Viral, Duel Siswi SMP di Baubau Beredar di Media Sosial

0 Komentar

INIKATASULTRA.com – Dua siswi Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kota Baubau terlibat perkelahian di area Lapangan Lembah Hijau, Kota Baubau, Rabu (09/06/2021).

Aksi tersebut akhirnya viral di media sosial setelah diposting oleh akun Instagram @Infobutonraya diberandanya. Video tersebut sudah ditonton lebih dari 16 ribu kali dan mendapat 574 komentar.

Dalam potongan video tersebut terlihat dua remaja putri saling adu jotos, salah satu diantaranya masih menggunakan pakaian sekolah SMP dan satunya terlihat menggunakan pakaian biasa. Kedua siswi tersebut diketahui satu sekolah yang sama. Aksi perkelahian tersebut menjadi tontonan para pelajar lainnya.

Keduanya adalah SS (14) dan VY (14), yang merupakan pelajar aktif di salah satu Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kota Baubau. Akibat dari peristiwa itu, kedua pelajar didampingi orang tua melakukan mediasi di Polsek Wolio.

Kapolres Baubau, AKBP Rio Tangkari membenarkan kedua remaja putri tersebut masih berstatus pelajar SMP di Kota Baubau.

“Setelah kite telusuri akun yang viralkan video tersebut dan akhirnya kita menemukan dan dan pada hari ini kita pertemukan kedua belah pihak, khususnya yang masih anak-anak dan masi di bawah umur dan kita pertemukan juga dengan orang tuanya dan kita beri pemahaman,” ungkapnya usai melakukan mediasi di Polsek Wolio, Jumat (11/06/2021).

Ia menambahkan permasalahan kedua pelajar tersebut berawal dari kesalah pahaman keduanya sehingga terjadi perkelahian. Namun keduanya telah dimediasi dan telah bersepakat untuk berdamai.

“Ini semata-mata juga karena emosi dan akhirnya kita bisa pertemukan secara baik-baik dan kita berikan perhatian untuk mereka lebih baik lagi ke depannya,” jelasnya.

Di sisi lain, guru BK sekolah kedua pelajar tersebut, AM (inisial) berharap, keduanya bisa berdamai setelah dipertemukan dan diatur secara kekeluargaan dan peristiwa perkerkelahian tersebut tidak terulang kembali. Ia mengaku, pihak sekolah sangat malu dengan adanya perkelahian tersebut.

Peristiwa itu kata AM, terjadi di luar jam sekolah. Saat itu, ia mengetahui peristiwa perkelahian dari salah seorang tukang ojek, sehingga ia langsung ke lokasi dan semua pelajar yang ada di lokasi perkelahian lari berhamburan.

“Untuk sanksi Insya Allah ada, tapi setelah ulangan semester nanti kita rapatkan. Tapi saya dengar bicaranya Kapolres tadi diselesaikan di sini, tapi tetap nanti kami koordinasi sama kepala sekolah,” tutupnya. (**)

Sumber : Publiksatu
Tulisan ini berasal dari redaksi

Comment