Terhimpit Ekonomi, Seorang Pria di Kendari Rela Jadi Kurir SS

0 Komentar

Barang bukti yang disita polisi dari tangan pelaku. (Foto: dok. Istimewa)

KENDARI, INIKATASULTRA.com – Seorang pria bernama Nur Syamsir (37) warga Jalan Orinunggu, Lorong Perkasa, Kelurahan Padaleu, Kecamatan Kambu diamankan oleh pihak kepolisian setelah kedapatan akan mengedarkan narkotika jenis sabu-sabu (SS) dengan BB 30,23 gram, pada Minggu (6/6) pukul 21.40 WITA.

Kasat Narkoba Polres Kendari IPTU Ridwan mengungkapkan, penangkapan pelaku bermula dari informasi masyarakat yang mengatakan di Kelurahan Padaleu, Kecamatan Kambu akan terjadi transaksi obat-obatan terlarang.

“Setelah mendapatkan informasi itu, kami langsung menindak lanjuti informasi tersebut. Setelah mendapatkan informasi yang akurat, sekitar pukul 21.40 Wita, tim langsung melakukan penggrebekan dan penggeledahan rumah terlapor,” ujar Ridwan, Kamis (10/6).

Dari penggerebekan tersebut, Kepolisian menemukan barang bukti berupa 3 sachet plastik bening yang diduga berisikan narkotika jenis sabu, yang berada dalam pembungkus kue merk Oops yang sembunyikan oleh pelaku di dalam spiker.

“Selain itu, kami menemukan 1 buah hp merk VIVO dengan sim card 0852 9999 3342 milik terlapor. Setelah itu terlapor dan barang bukti dibawa ke kantor Polres Kendari guna proses selanjutnya,” ungkapnya.

Setelah dilakukan pendalaman oleh pihak Kepolisian, pelaku mengakui mendapatkan barang haram tersebut dari seorang Narapidana Lapas Kelas IIA Kendari yang bernama Firdan.

“Pergerakan pelaku semua dikendalikan oleh Firdan, yang merupakan Tahanan Lapas Kelas IIA Kendari,” ucapnya.

Mantan Kapolsek Kamaraya itu juga mengatakan, pelaku nekat mengedarkan obat-obatan terlarang ini dikarenakan terhimpit ekonomi.

“Pelaku baru dua kali melakukan aksinya, ia diimingi upah 100 ribu dalam satu kali pengambilan paket, dan dia baru dua kali menjalankan aksinya, yang pertama berhasil, dan yang ke dua ia tertangkap,” jelasnya.

Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, pelaku akan dikenakan pasal 114 ayat (2) subs pasal 112 ayat (2) UU RI No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika. (**)

Penulis : Andri Sutrisno
Tulisan ini berasal dari redaksi

Comment