Sosialisasi Perda, AJP Ajak Pelajar Proaktif Perangi Narkoba

0 Komentar

Foto Bersama usai Sosialisasi Tentang Pencegahan Penyalahgunaan Narkotika, Psikotropika dan Zat Adiktif (NAPZA), oleh Aksan Jaya Putra bersama BNN Sultra kepada Para Pelajar di SMAN 1 Kendari, Kamis (10/6/2021). (Foto: Febi Purnasari/IKS)

KENDARI, INIKATASULTRA.com – Wakil ketua Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sultra, Aksan Jaya Putra (AJP) melaksanakan kegiatan Sosialisasi Peraturan Daerah (Perda) nomor 7 tahun 2019 tentang tentang Pencegahan Penanggulangan, Penyalahgunaan Narkotika, Psikotropika dan Zat Adiktif (Napza) kepada sejumlah pelajar di Kota Kendari, Kamis (10/06/2021).

Dalam kegiatan tersebut AJP mengajak seluruh elemen masyarakat terutama generasi muda penerus bangsa untuk menjauhi Narkoba. Sebab menurutnya, meski di tengah pandemi Covid-19, kasus peredaran narkoba di Kota Lulo tak surut.

“Jadi anggota DPRD saat ini melakukan sosialisasi Perda, memilih Perda mana yang mau disosialisasikan. Saya melihat Kota Kendari sangat diperlukan sosialisasi tentang Narkoba karena hampir tiap hari kita membaca berita tentang pengedaran narkoba,” kata AJP usai mensosialisasikan Perda tersebut kepada siswa/siswi di SMA Negeri 1 Kendari.

Sosialisasi bersama BNN ini menyasar para pelajar, karena menurutnya perlu ditanamkan pemahaman atau gambaran kepada para pelajar tentang bahaya Narkoba.

“Sehingga dengan begitu mereka tidak gampang terpengaruh dengan rayuan-rayuan, baik itu dari teman dekat maupun dari orang yang berniat menghancurkan masa depan anak-anak kita,” ujarnya.

Olehnya itu, ia juga berharap seluruh kepala daerah agar mengambil tindakan-tindakan yang dapat menekan kasus peredaran Narkoba di Sultra terkhusus Kota Kendari yang dimana masuk sebagai daerah yang dikatakan oleh BNN Sultra sebagai daerah zona merah peredaran Narkoba.

“Dalam hal ini Wali Kota Kendari, dapat bekerja sama dengan pihak Polres maupun Polda untuk segera melakukan tindakan yang bisa menekan lajur peredaran narkoba atau melakukan penangkapan. Disisi lain Pemkot Kendari juga harus memiliki target-target, misalnya pembentukan Siskamling kembali di tiap kelurahan yang bisa menjaga, jangan sampai semakin beredarnya narkoba,” ucapnya.

Dari sosialisasi tersebut, beberapa hal yang ditekankan AJP bahwa dalam Perda tersebut mengatur tentang pencegahan, sosialisasi bahkan efek jera tentang penggunaan ataupun peredaran Napza. (**)

Penulis : Febi Purnasari
Tulisan ini berasal dari redaksi

Comment