Sembako Bakal Dikenai PPN, Begini Tanggapan Wakil Komisi III DPRD Sultra

0 Komentar

Wakil Ketua Komisi III DPRD Sultra, Aksan Jaya Putra saat ditemui awak media usai menghadiri Sosialisasi Perda Nomor 7 tahun 2019 di Aula SMA Negeri 1 Kendari, Kamis (10/06/2021). (Foto: Febi Purnasari/IKS)

KENDARI, INIKATASULTRA.com – Pemerintah berencana mengenakan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) sebesar 12 persen atas barang bahan pokok atau sembako dari sektor pertanian, perkebunan, kehutanan, peternakan dan perikanan.

Hal tersebut tertuang dalam revisi draft Rancangan Undang-Undang (RUU) Nomor 6 Tahun 1983 tentang Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan (KUP).

Menanggapi hal tersebut, Wakil Ketua Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) provinsi Sulawesi Tenggara, Aksan Jaya Putra, dengan tegas menyampaikan penolakannya.

“Saya secara pribadi menolak. Karena itu sangat memberatkan masyarakat kecil, apa lagi daya beli kita sedang tidak bagus karena lagi Pamdemi COVID-19,” kata Aksan, kepada awak media, Kamis (10/06/2021).

Ketua Fraksi Golkar DPRD Sultra itu juga bertanya-tanya mengapa pemerintah sampai berencana membuat RUU tersebut.

“Saya tidak tahu ini negara apakah dipikirkan untuk bayar utang atau apa, yang pasti saya menolak. Tidak tahu negara kita ini mau jadi apa. Semuanya di pajakin. Nanti kita masuk WC umum juga dikenai PPN,” ujarnya. (**)

Berikut daftar 11 bahan pokok yang bakal dikenakan PPN 12 persen:

  1. Beras
  2. Gabah
  3. Jagung
  4. Sagu
  5. Kedelai
  6. Garam
  7. Daging
  8. Telur
  9. Susu
  10. Buah-buahan
  11. Sayur-sayuran

Penulis : Febi Purnasari
Tulisan ini berasal dari redaksi

Comment