Pengakuan Pendaki Eva Usai Hilang Secara Misterius, Rasakan Pengalaman Berpindah-pindah Tempat

0 Komentar

Pendaki Eva saat dievakuasi. (Foto: dok. Istimewa)

INIKATASULTRA.com – Sepenggal cerita disampaikan oleh Eva (24), selama dirinya dinyatakan hilang saat mendaki di Gunung Abbo, Kabupaten Maros, Minggu (7/6/2021) lalu.

Sembari termenung, wanita bernama lengkap Bau Arifah Daeng Ngaseng itu bercerita, dia tak tahu apa-apa dan mengapa ia bisa berada di dalam gua kecil dan sulit dijangkau tim penyelamat.

Dia sempat buang air kecil. Selesai itu, hati dan pikiran Eva tak tenang karena tiba-tiba berada di gua yang tidak ia kenal letak geografisnya.

“Jadi sebelum saya sampai di situ tempat (gua), saya tidur. Lalu pas bangun, kenapa saya ada di sini (gua). Lalu saya pindah dari sungai, gua kecil,” kata Eva, dalam rekaman video berdurasi 30 detik yang diterima.

Peristiwa itu membuat dirinya benar-benar trauma. Apa sebenarnya yang terjadi. Gadis cantik itu masih heran. Tak bisa diceritakan secara logis.

Kendati demikian, gadis kelahiran Bekasi, 1 Desember 1996 itu bersyukur masih bisa melihat sinar matahari. Ia juga masih bisa bertemu dengan keluarganya meski masih dalam kondisi trauma.

Detik-detik sebelum wanita berjilbab itu ditemukan oleh tim pencarian, Korlap Relawan Rescue ACT-MRI Sulsel Aksi Cepat Tanggap (ACT), Ikhwanul, mengatakan, awalnya mendengar korban berteriak memanggil ibunya.

“Dari jarak sekitar 50 meter dari posisi kami saat melakukan pencarian, terdengar suara Eva yang memanggil mamanya tiga kali. Hingga akhirnya pendaki itu ditemukan,” kata Ikhwanul.

“Sumber suara pun diketahui dan ditemukan Eva dalam posisi duduk menyandar di dinding batu (gua). Terlihat korban sangat lemas,” sambung dia saat dikonfirmasi.

Proses evakuasi pun terbilang sulit. Betapa tidak, lokasi Eva ditemukan di dalam gua itu sangat sempit. Lebar gua itu sangat kecil sehingga sempat kesulitan mencari korban.

“Satu orang ji yang bisa masuk ke gua saat melakukan evakuasi. Tapi Alhamdulillah, kami akhirnya berhasil evakuasi korban keluar dari gua lalu dibawa ke puskesmas setempat. Sudah ada keluarganya di sana,” terang Ikhwanul.

Eva dievakuasi menggunakan peralatan lengkap milik petugas. Setelah itu, Eva diangkut memakai tandu dan dibawa ke truk milik Basarnas menuju ke puskesmas terdekat.

Eva ditemukan sekitar pukul 14.31 WITA dalam kondisi korban masih hidup, namun ditemukan luka sobek di bagian kepala. (**)

Sumber : FAJAR
Tulisan ini berasal dari redaksi

Comment