Pengakuan Nenek Penjual Bensin di Muna Dipalak OTK, Dimintai Uang Rp20 Ribu

0 Komentar

Ilustrasi Pemalakan. (Foto: dok Istimewa)

MUNA, INIKATASULTRA.com – Pasca dugaan tindak kejahatan begal ramai di Muna, sejumlah warga yang pernah jadi korban mulai buka suara.

Dugaan begal, palak dan sejenisnya tidak memandang usia. Ketika pelaku sudah gelap mata, biar seorang nenek tua pun tidak luput dari aksinya.

Seperti pengakuan nenek NK (72) yang sehari-harinya menggantungkan hidup dengan menjual bensin eceran dipinggir jalan, sempat juga dipalak oleh Orang Tidak Dikenal (OTK).

“Sekitar lima hari yang lalu, sebelum korban penjual ikan itu. Dia minta uang Rp20 ribu. Saya jawab tidak ada uangku kasian. Tapi orang itu tidak mau pergi, dia paksa, alasannya mau pinjam dan kembalikan Rp50 ribu. Akhirnya saya kasihkan karena saya takut juga, mana saya sendiri, tidak ada cucuku. Biasanya ada cucu-cucuku yang temani. Tapi ingka sampai sekarang dia tidak kembalikan,” pengakuan nenek renta tersebut, saat wawancara langsung, Kamis (10/6/2021).

Ditanya soal ciri-ciri OTK itu, NK yang sedang ditemani dua orang cucunya ini tidak terlalu mengenali persis, sebab pandangannya tak normal lagi.

“Tidak terlalu gemuk dan tidak terlalu kurus juga. Mukanya saya tidak tandai. Mataku agak kabur kasian. Siang dia datang. Pas saya mau lihat DT motornya dari dekat, langsung orang itu dia jawab ini motor pinjaman. Makanya sekarang saya menjual tidak sampai malam, sore saya pulang mi karena saya takut.” ujarnya.

Sementara, pernyataan Kapolres Muna AKBP. Debby Asri Nugroho, pada salah satu media online mencoba menenangkan masyarakat agar tidak takut secara berlebihan namun selalu meningkatkan kewaspadaan.

“Kepolisian sudah pasti akan terus meningkatkan patroli dititik-titik rawan terjadinya kejahatan. Kami juga berupaya mengungkap pelaku pembegalan berapa hari lalu. Kami masih mengumpulkan bukti-bukti,” tandasnya. (**)

Penulis : Andik
Tulisan ini berasal dari redaksi

Comment