Menuju Kursi Bupati, Andi Merya dan Haliana Dilantik Terpisah

0 Komentar

KENDARI, INIKATASULTRA.com – Kursi bupati sudah di depan mata. Pelaksana tugas (Plt) Bupati Koltim Andi Merya dan kampiun Pilkada Wakatobi 2020, Haliana menuju kursi bupati. Andi Merya naik “kelas” dari Plt.Bupati menjadi Bupati Koltim definitif dan bakal dilantik bulan Juni ini. Haliana lain lagi. Sebagai juara Pilkada, Haliana akan menggantikan posisi petahana, Bupati Arhawi yang akan turun takhta 28 Juni 2021. Tak lama lagi Andi Merya dan Haliana menjadi orang nomor satu di Koltim dan Wakatobi.

Surat keputusan pengangkatan Andi Merya dan Haliana sebagai bupati sudah dikantongi Pemprov Sultra. Agenda pelantikan keduanya bisa saja digelar bersamaan, sebab Akhir Masa Jabatan (AMJ) Bupati Wakatobi, Arhawi pada 28 Juni 2021. Namun Pemprov Sultra memberi sinyal pelantikan keduanya kemungkinan besar digelar terpisah.

Wakil Gubernur Sultra, Lukman Abunawas mengatakan, untuk pelantikan Bupati Koltim kemungkinan lebih awal dibandingkan pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Wakatobi terpilih, Haliana dan Ilmiati Daud. Pelantikan Bupati Koltim definitif hingga kini belum ditentukan. Pemprov Sultra masih menanti laporan Plt.Kepala Biro Pemerintahan Setda Sultra, Basiran yang saat ini masih berkoordinasi di Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Jakarta.

“Tapi kemungkinan pelantikan dilaksanakan pekan depan, ” kata Wakil Gubernur Sultra, Lukman Abunawas kepada Kendari Pos, kemarin.

Sedangkan pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Wakatobi terpilih, Haliana dan Ilmiati Daud kemungkinan dilaksanakan diakhir bulan Juni.

“Sebab akhir masa jabatan (AMJ) Bupati Wakatobi saat ini berakhir 28 Juni 2021. Sehingga pelantikan kemungkinan bupati dan wakil bupati terpilih akan dilaksanakan pada tanggal itu juga,”beber Lukman Abunawas.

Sinyal pelantikan Andi Merya dan Haliana terpisah diungkapkan Plt.Kepala Biro Pemerintah Setda Pemprov Sultra, Basiran. Meski SK Bupati Koltim dan Wakatobi telah dikantongi, namun AMJ Bupati Wakatobi masih cukup lama.

“Kalau menurut saya sebaiknya dipisahkan. Sebab, jeda waktu pelantikan Bupati Koltim dan AMJ Bupati Wakatobi saat ini agak jauh. Yang pasti SK Mendagri terkait pengangkatan dua bupati ini sudah kita kantongi,” ujar Basiran.

Basiran menjelaskan agenda pelantikan dipisahkan hanya sebatas saran saja. Jadwal pelantikan Bupati Koltim akan dikonsultasikan kepada Gubernur Sultra, Ali Mazi.

“Kita menanti arahan dari gubernur. Setelah tiba di Sultra dari Jakarta 10 Juni, saya segera melaporkan kepada gubernur,” imbuhnya.

Untuk diketahui SK pengangkatan dana penetapan Bupati dan Wakil Wakatobi terpilih dari Mendagri sudah ada di Pemprov. SK tersebut diambil di Kemendagri bersamaan dengan SK pengangkatan Bupati dan Wakil Bupati Konsel pada April lalu. Sementara SK pengangkatan Bupati Koltim definitif diambil pada 4 Juni 2021.

Sedangkan SK pengangkatan Bupati dan Wakil Bupati Muna hasil Pilkada 2020 belum ada di terima Pemprov Sultra dari Kemendagri. Sebab pelantikannya masih cukup lama.

“Jadwal pelantikan Bupati dan Wabup Muna nanti di September. Masih lama, tetapi sebelum jadwal pelantikan, kami bakal mengurus dan mempersiapkan semuanya hingga keluar SK sesuai jadwal yang ditetapkan,” tegas Basiran. (KP)

Tulisan ini berasal dari redaksi

Comment