Sejak Era Rajamuddin, BPN Muna Telah Sertifikatkan 37.271 Bidang Tanah

0 Komentar

Kepala BPN Muna, Rajamuddin membacakan deklarasi zona integritas menuju WBK dan WBBM, yang dihadiri oleh Bupati Muna dan seluruh Forkompimda serta sejumlah kepala OPD. (Foto: Andik/IKS)

MUNA, INIKATASULTRA.com – Era kepemimpinan Rajamuddin di Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Muna patut diacungi jempol.

Sejak menjabat sebagai orang nomor satu di BPN Muna tahun 2017 lalu ia telah berhasil mensertifikatkan sebanyak 37.271 bidang tanah di Muna.

Hal tersebut terungkap saat acara deklarasi zona integritas menuju Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM), Selasa (8/6/2021).

“Sertifikat terbanyak berasal dari program Pendaftaran Tanah Sistimatis Lengkap (PTSL) berjumlah 20.514 bidang tanah. Berdasarkan persentase pengumpulan data-data dan nilai, PTSL Sulawesi Tenggara (Sultra) nomor satu untuk seluruh Indonesia. Untuk menentukan nomor satu, dukungan terbanyak datang dari Kabupaten Muna,” ungkapnya.

Untuk PTSL 2021, lanjut dia, masih tersisa 318 bidang tanah yang belum disertifikatkan. Namun ia yakin sebelum waktu yang ditetapkan BPN Muna dibawah kepemimpinannya dapat menuntaskannya.

“318 itu sisa ujung-ujungnya saja dari jumlah yang ada. Insya Allah akan kita selesaikan,” janjinya.

Atas pencapaian tersebut, Bupati Muna, LM. Rusman Emba memberikan apresiasi. Sebab berhasil mengatasi soal pertanahan di Muna.

Rusman bahkan memuji Kepala BPN Muna, karena sejak 10 tahun terakhir, persoalan tanah menjadi polemik. khususnya di wilayah Muna timur dan kawasan transmigrasi.

“Alhamdulillah dibawah komando Kepala BPN Muna saat ini semuanya tuntas. Perlu diapresiasi pula kehadiran beliau (Kepala BPN Muna) bukan hanya sekedar tugas, tapi dibarengi dengan rasa memiliki yang besar dalam mengurus persoalan pertanahan di Muna,” akunya. (**)

Penulis : Andik
Tulisan ini berasal dari redaksi

Comment