Cerita Dugaan Korban Begal di Muna, Pelaku Awalnya Minta Uang Rp10 Ribu

0 Komentar

Korban, Darjon sedang menjalani perawatan di ICU RSUD Muna, dikunjungi oleh Lurah Wali, La Ode Raesungku, Rabu (9/6/2021) siang. (Foto: Andik/IKS)

MUNA, INIKATASULTRA.com – Dugaan kejahatan begal di Kabupaten Muna, akhir-akhir ini memang sangat meresahkan masyarakat.

Belum hilang kabar viral terkait dugaan begal di sekitar jalan poros Warangga, juga di waktu subuh hari, dimana sepasang suami istri nyaris menjadi korban.

Kini korban dugaan kejahatan begal kembali terjadi. Hanya lokasi kejadian bukan di Warangga, melainkan sekitar jalan By Pass Raha berdekatan dengan rumah adat Muna, pada Selasa (8/6/2021) dini hari.

Menurut cerita korban, Darjon (42), ketika melintas di jalan tersebut dirinya langsung diadang oleh pelaku yang berjumlah satu orang. Pelaku ini menggunakan motor matic dengan knalpot bogar.

“Pada saat itu perasaanku sepertinya pelaku ini mangkal disekitar rumah adat itu. Karena kalau mengikuti motor saya dari belakang sepertinya tidak. Pelaku langsung hadang motorku. Dan awalnya minta uang Rp10 ribu,” beber korban, Rabu (9/6/2021).

“Waktu saya mau ambilkan uang permintaannya, padahal uang Rp100 ribu yang tertarik dari dalam tas. Saya mau kasihkan itu tetapi pelaku tidak mau. Malah dia minta uang semua ditas selempang ukuran kecil, kebetulan uang itu modal untuk beli ikan dipelelangan”.

“Jumlahnya kurang lebih Rp800 ribu. Karena dia minta semua, saya sempat lalukan perlawanan, motor saya terbanting, pelaku membawa senjata tajam. Saya kemudian berusaha menghindar berlari arah jalan samping kantor DPRD Muna yang lama. Dia lalu buruh saya karena dia pakai motor, jadi saya kalah tenaga,” jelasnya.

Dia menambahkan, pada saat itu, pelaku lalu mengayunkan senjata tajam yang mengenai beberapa bagian tubuhnya. Beruntung selang beberapa menit setelah pelaku berhasil membawa kabur sejumlah uangnya, ada warga yang melintas dan memberikan pertolongan dengan membawanya ke rumah sakit.

Atas insiden itu, dirinya hanya bisa berharap pada aparat kepolisian segera mengusut tuntas dan menangkap pelaku. Sebab, dugaan begal di Muna ini sudah sangat menghawtirkan, apalagi pelaku beraksi pada jam-jam kritis.

“Semoga pelaku cepat ditangkap. Ciri-ciri pelaku seorang laki-laki, berbadan tinggi dan kurus, kulitnya agak putih. Dia memakai penutup wajah saat itu.” ungkapnya.

Sementara istri korban, Nurul Fahmi, menceritakan hal serupa. Sebelum kejadian itu menimpa sang suami, ternyata dirinya juga pernah ditahan di tempat yang sama, pelaku meminta uang Rp10 ribu.

“Kejadiannya sekitar bulan Desember 2020 lalu. Kebetulan saya juga mau kepelelangan. Saya bersama satu orang teman, sesama penjual ikan. kita ditahan dan minta uang Rp10 ribu. kami berikan. Ciri-cirinya hampir sama dengan pelaku pada suami saya,” ujarnya. (**)

Penulis : Andik
Tulisan ini berasal dari redaksi

Comment