Sekolah di Kendari UAS Tatap Muka, Dewan Pastikan Sesuai Prokes

0 Komentar

Ketua DPRD Kota Kendari Subhan dan Ketua Komisi III DPRD Kota Kendari Rajab Jinik, bersama Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olah Raga Kota Kendari, kunjungan ke sekolah-sekolah untuk memastikan pelaksanaan Ujian Akhir Sekolah (UAS) secara tatap muka sesuai dengan protokol kesehatan COVID-19/Foto: Dok. Humas DPRD Kota Kendari

KENDARI, INIKATASULTRA.com – Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kota Kendari sejak Senin (06/07/2021) sudah mulai melaksanakan Ujian Akhir Sekolah (UAS) secara tatap muka yang berlangsung selama enam hari (sampai 12/06).

Guna memastikan pelaksanaannya sesuai dengan protokol kesehatan COVID-19, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Kendari, Ketua Komisi III DPRD Kendari bersama jajarannya dan juga Dikmudora Kota Kendari melakukan peninjauan dibeberapa sekolah.

“Kita sepakat membuka sekolah tatap muka dalam rangka ujian, ini diberikan waktu satu sampai dua minggu,” kata Ketua Komisi III DPRD Kendari, Rajab Jinik, Selasa (08/06/2021).

Lanjut Rajab, kesempatan yang diberikan ini nantinya akan menjadi masukan ke Pemerintah Kota (Pemkot) terkait hasil kunjungan yang telah dilakukan.

“Kesepakatan dibuka sekolah tatap muka yang pertama itu protokol kesehatannya terpenuhi, begitu juga sarana dan prasarananya harus terpenuhi dengan baik. Kemudian rekomendasi dari orang tua siswa juga harus ada, kalau tidak ada itu tidak dipaksakan,” ungkapnya.

Dari hasil peninjauan, Rajab menyatakan kesiapan sejumlah sekolah tersebut cukup bagus. Hal ini nantinya akan menjadi bahan evaluasi untuk membuka sekolah tatap muka pada bulan Juli mendatang.

“Kita berani buka sekolah ini karena kasus Covid-19 kita di Kota Kendari sudah menurun. Ini sudah melalui kajian yang panjang, termasuk ada masukan dari Dinkes Kendari, Rumah Sakit dan juga Pemberdayaan Perempuan dan Anak,” bebernya.

Legislator Dapil IV Kecamatan Kambu-Baruga ini juga memberi masukan ke sejumlah sekolah agar orangtua siswa mengantar atau menjemput anaknya cukup sampai didepan sekolah saja agar tidak terjadi kerumunan didalam sekolah.

“Seperti kita minta tadi di SMP 9 Kendari agar sekolah juga melakukan pengawasan sampai diluar, jangan ada kerumunan diluar sekolah,” pungkasnya.

Adapun sekolah-sekolah yang ditinjau diantaranya SMP Negeri 1 Kendari, SMP Negeri 2 Kendari,  SMP Negeri 9 Kendari dan SDN Kuncup Pertiwi.

Reporter: Febi Purnasari
Editor: aroeL

Tulisan ini berasal dari redaksi

Comment