Meski Dilarang Mudik, Pelabuhan Ferry Amolengo-Labuan Tetap Beroperasi

0 Komentar

Suasana Pelabuhan Murhum Baubau yang mulai dipadati dengan pemudik. (Foto: Kendari News)

KENDARI, INIKATASULTRA.com – Pelabuhan penyebrangan Ferry rute Amolengo-Labuan tetap beroperasi meski ada larangan mudik periode 6 sampai 7 Mei 2021 mendatang.

Hal itu dikatakan langsung oleh Kepala UPTD Pelabuhan penyebrangan Ferry Amolengo-Labuan, Armin Malaka, saat dihubungi via telephone seluler, Selasa (04/05/2021).

Armin mengatakan, pelabuhan penyebrangan Ferry Amolengo-Labuan bakal tetap melayani masyarakat yang akan melakukan perjalan mudik seperti pada hari-hari biasa.

Hanya saja, masyarakat yang akan melakukan perjalana mudik diwajibkan untuk memiliki bukti Rapit Tes yang dimana hasilnya menunjukkan negatif.

“Wajib ada hasil Rapit Tesnya, kalau tidak ada hasil Rapit Tesnya, kita suruh balik tidak bisa menyebrang,” katanya.

Terkait kapasitas penumpang, pihaknya menyebut tetap memperhatikan protokol kesehatan COVID-19 seperti menjaga jarak, memakai masker dan pengecekkan suhu badan

“Karena disini (pelabuhan) ada beberapa instansi yang memeriksa dan mengawasi itu. Diantaranya pihak kepolisian dan TNI, petugas kesehatan dan Jasa Raharja,” ujarnya.

Sebagia informasi, UPTD pelabuhan penyebrangan Ferry Amolengo-Labuan melayani 5 trip dalam sehari. Yakni trip pada pukul 08.00 WITA, trip kedua pukul 10.00 WITA, trip ketiga pukul 12.00 WITA, trip keempat pukul 14.00 WITA, dan trip kelima pada pukul 16.00 WITA.

Reporter: Febi Purnasari

Tulisan ini berasal dari redaksi

Comment