Rans Cilegon FC, Jangan Pindah Homebase ke Jakarta!

0 Komentar

Rans Cilegon FC perkenalkan 30 pemain untuk mengarungi Liga 2 2021. (Foto: liga1.skor.id)

INIKATASULTRA.com – Berhasil mengakuisisi Cilegon United FC, Raffi Ahmad langsung berencana membangun stadion baru di Pantai Indah Kapuk 2, Jakarta. Investasi ini tentu mengundang tanda tanya, soal homebase dari klub Liga 2 tersebut.

Tim yang kini bernama Rans Cilegon FC itu artinya membuka peluang untuk pindah kota dari Cilegon ke Jakarta. Menurut pakar sepak bola, Akmal Mahali, sebaiknya perpindahan homebase klub harus dikaji lebih lanjut.

“Makanya satu hal yang salah kalau kemudian Rans dipindah ke Jakarta meninggalkan Cilegon. Karena di Cilegon sudah terbangun basis suporternya,” ucap Akmal ketika dihubungin FIN.co.id beberapa waktu lalu.

Sudah adanya Persija Jakarta di ibukota, menurut Akmal akan membuat Rans Cilegon FC sulit berkembang dari sisi suporter. Karena artinya mereka harus bisa mengambil massa yang selama ini belum memberikan dukungan untuk Macan Kemayoran.

“Kalau ke Jakarta artinya harus bersaing dengan Persija yang sudah punya massa. Yang kedua potensi gesekan dengan pendukung Persija besar, kalau lambat laun ada pendukung bertambah. Apalagi kalau sewaktu-waktu bertemu di level kompetisi yang sama,” terang Akmal.

“Kalau saya sih, lebih baik bertahan disitu aja, karena basis suporter. Gini misalnya Kaesang beli Persis Solo dipindah ke Kalimantan itu bodoh. Karena Persis solo sudah punya basis massa disitu,” ujarnya.

Menurut Akmal kasus Rans Cilegon FC berbeda dengan Bali United yang dipindah dari Kalimantan ke Pulau Bali. Perpindahan itu dinilai baik karena di Kalimantan sudah ada Borneo FC, sementara di Bali masih belum ada klub peserta Liga 1.

“Persisam ditarik ke Bali yang belum punya klub bola. Akhirnya bisa berkembang bagus suporternya,” lanjut aktivis dari Save our Soccer tersebut.

“Yang dalam posisi galau saat ini Bhayangkara FC. Pindah kemana-mana tetep tidak ada suporternya. Kalau kemudian yang punya semodel Raffi Ahmad gitu bukan polisi, udah kapok, udah abis duitnya,” kata Akmal. (Fin)

Tulisan ini berasal dari redaksi

Comment