Derby Della Madonnina: Inter Menang, Ibra-Lukaku Nyaris Adu Jotos

0 Komentar

Romelu Lukaku (Inter Milan) dan Zlatan Ibrahimovic (AC Milan) /net

INIKATASULTRA.com-Pertandingan perempat final Coppa Italia 2020/21 antara Inter Milan kontra AC Milan di Stadion Giuseppe Meazza, Rabu (27/1/2021) dini hari WIB, berlangsung seru nan sarat drama. Diwarnai kartu merah, Nerazzurri menang 2-1.

Pelatih Inter, Antonio Conte membuat setidaknya empat perubahan dalam susunan pemain yang diturunkan.

Alexis Sanches dimainkan sejak awal sebagai tandem Rumelu Lukaku di depan. Sementara Lautaro Martinez disimpan di bangku cadangan.

Perubahan di posisi dua pemain sayap juga terjadi. Jika biasanya memainkan Ashley Young dan Achraf Hakimi, kali ini dipercayakan kepada Mateo Darmian dan Ivan Perisic.

Adapun di barisan pertahanan, Conte memasang Aleksandar Kolarov di pos yang biasa diisi Alessandro Bastoni.

Sementara pelatih AC Milan, Stefano Pioli menurunkan skuat terbaiknya. Kecuali pemain kunci yang memang tidak bisa tampil pada laga ini.

Gianluigi Donnarumma yang menjalani skorsing digantikan Ciprian Tatarusanu di bawah mistar.

Alessio Romagnoli yang absen saat Rossoneri dibantai Atalanta akhir pekan kemarin karena skorsing, sudah bermain lagi.

Di lini depan tetap mengandalkan Zlatan Ibrahimovic, dibantu trio Alexis Saelemakers, Brahim Diaz dan Rafael Leao.

Milan unggul lebih dulu pada menit ke-31 lewat sepakan mendatar nan keras dari Ibrahimovic usai menerima umpan sundulan Soualiho Meite. 1-0 Milan memimpin.

Setelah gol Ibra, tensi pertandingan semakin meninggi. Inter sebenarnya cukup dominan dalam penguasaan bola. Mereka juga banyak menciptakan peluang.

Tapi Tatarusanu yang berdiri di bawah mistar Rossoneri tampil cemerlang.

Insiden menegangkan terjadi pada menit 42. Romelu Lukaku dilanggar Romagnoli. Para pemain milan protes, termasuk Ibrahimovic yang beradu mulut langsung dengan Lukaku.

Kedua penyerang berbadan besar itu ‘saling tanduk’ dan nyaris adu jotos. Tapi dilerai pemain lain.

Ibra tampak terus mengoceh dan membuat Lukaku semakin emosi. Untungnya perkelahian tidak terjadi.

Namun wasit Paolo Valeri memberikan kartu kuning kepada kedua pemain.

Beberapa saat kemudian wasit meniup pluit tanda berakhirnya babak pertama. Setelah itu, Lukaku terlihat masih berusaha mengejar Ibra.

Selepas jeda, Conte memasukkan Hakimi, menggantikan Darmian.

Sanchez mengancam pertahanan Milan pada menit 50 lewat sepakan kerasnya yang masih bisa ditepis Tatarusanu.

Ibrahimovic harus mandi lebih cepat setelah mendapat kartu kuning kedua pada menit 58. Ia melanggar Kolarov dari belakang dan wasit memberikan kertu kuning kedua alias kartu merah.

Unggul jumlah pemain membuat Inter semakin leluasa menekan pertahanan Milan.

Nerazzurri akhirnya mampu menyamakan kedudukan padamenit 71 lewat penalti Lukaku. Sebelumnya, Rafael Leao menjatuhkan Nicolo Barella di kotak terlarang Milan. Skor samakuat 1-1.

Pada menit 78, terjadi insiden yang tak biasa. Wasit Valeri mengalami kram otot paha dan tak bisa melanjutkan memimpin pertandingan. Wasit itu pun diganti oleh Daniele Chiffi.

Dua menit sebelum waktu normal berakhir, Conte memasukkan Christian Eriksen mengganti Marcelo Brozovic.

Dan pemain yang sudah siap dijual Inter itu malah jadi pahlawan kemenangan tuan rumah.

Lewat tendangan bebas indah beberapa meter di depan kotak 16 Milan pada menit ke-7 masa injury, sepakan gelandang Denmark bersarang mulus ke gawang Tatarusanu. Inter unggul 2-1.

Skor ini bertahan hingga laga bubar dan Inter pun melenggang ke semifinal dan akan menghadapi pemenang Juventus lawan Spal.(Pojoksatu/IS)

Tulisan ini berasal dari redaksi

Comment