PPPK 2019 Minta Gaji Dihitung per 1 Januari 2021, Ada Alasannya

0 Komentar

INIKATASULTRA.com – Hingga akhir Januari 2021, masih banyak PPPK (pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja) hasil seleksi Februari 2019 dari honorer K2 dan tenaga harian lepas tenaga bantu penyuluh pertanian (THL TBPP) yang belum menerima NIP dan SK.

Ada kekhawatiran jika NIP dan SK diterima Februari 2021, gaji mereka tidak dihitung dari Januari.

“Teman-teman banyak yang waswas. Ini kan masih banyak yang belum terima NIP dan SK. Yang jadi masalah kalau kami terima SPMT (surat pernyataan melaksanakan tugas) Februari, nanti gajinya bagaimana,” kata Pengurus Forum THL TBPP Abdul Mujid, Selasa (26/1).

Sesuai aspirasi PPPK dari THL TBPP, lanjutnya, meminta agar gaji mereka tetap dihitung per 1 Januari 2021.

Jangan dihitung ketika penyerahan SPMT (Surat Perintah Melaksanakan Tugas). Sebab, para penyuluh ini sudah belasan tahun bekerja dan tidak putus sampai sekarang.

“Kami berharap SPMT ini sama tanggalnya dengan masa kontrak. Kalau kontraknya dihitung sejak 1 Januari 2021, maka SPMT masa berlakunya juga per 1 Januari,” kata Mujid.

Pemerintah, kata Mujid, harus membedakan PPPK dari THL TBPP dengan pelamar umum.

Kalau pelamar umum, mereka sedang tidak bekerja di formasi yang mereka lamar. Sedangkan THL TBPP bekerja terus menerus tanpa putus.

“Kami sudah menerima dengan ikhlas masa kerja kami sejak diluluskan pada 2019 tidak dihitung. Namun mbok ya yang SPMT ini tolong dihitung sama dengan tanggal kontrak meski kami terima SPMT lewat 1 Januari,” ucapnya.

Apalagi, lanjut Mujid, ini bukan kesalahan PPPK. Mereka sudah mengirim dokumen pemberkasan sejak Desember 2020 tetapi proses penetapan NIP PPPK oleh Badan Kepegawaian Negara (BKN) berjalan lambat. (**)

Sumber : jpnn
Tulisan ini berasal dari redaksi

Comment