Conte Tantang Eriksen Buktikan Kualitasnya

0 Komentar

Christian Eriksen dan Antonio Conte/net

INIKATASULTRA.com – Christian Eriksen tampaknya akan dimainkan sejak awal ketika Inter Milan menghadapi Fiorentina di Coppa Italia, Rabu (13/1/2021) malam ini.

Untuk itu, pelatih Inter, Antonio Conte berharap Eriksen menunjukkan kapasitasnya sebagai salah satu playmaker terbaik di dunia.

Performa Eriksen di Inter memang jadi sorotan. Sejak hijrah ke Giuseppe Meazza pada Januari 2020 lalu, pemain asal Denmark itu kesulitan menemukan penampilan terbaiknya. Seperti kala masih berseragam Tottenham Hotspur.

Bahkan Conte kerap jadi kambing hitam, dianggap tak mampu memaksimalkan kualitas gelandang 28 tahun itu.

Jika merujuk statistik jam bermain yang diberikan, Eriksen memang jarang jadi starter. Dari 13 penampilannya di semua kompetisi musim ini, hanya lima kali bermain sejak awal.

Tapi Conte punya alasan masuk akal dengan seringnya mencadangkan sang playmaker. Yaitu ketika diberi kepercayaa bermain awal, Eriksen tak mampu memberikan kontribusi nyata.

Umpan-umpan kunci yang sering ia tunjukkan ketika masih di Spurs, tak terlihat. Demikian pula sepakan dari luar kotak 16 yang kerap jadi senjata andalannya. Sama sekali tidak tampak sejak berseragam Nerazzurri.

Eriksen pun diyakini akan hengkang pada jendela transfer Januari ini.

Meski demikian, Conte masih berharap bisa melihat hal-hal besar dari seorang Christian Eriksen, sekaligus pembuktian kualitasnya sebagai seorang bintang kelas dunia.

“Kami punya waktu untuk bekerja dengan Eriksen di lini depan dalam peran playmaker, yang biasanya dimainkan Brozovic,” kata Conte kepada Rai Sport, Selasa (12/1/2021) malam waktu setempat.

“Saya mengharapkan hal-hal besar darinya di posisi ini besok.”

“Ada momen positif dan negatif dalam karir seorang pemain dan Anda selalu perlu menunjukkan karakter untuk menarik diri Anda keluar dari masalah itu,” pinta mantan pelatih Chelsea dan Juventus itu.

Well, jika benar-benar dimainkan sejak awal, mungkin ini akan jadi kesempatan terakhir bagi Eriksen untuk membuktikan kepada Conte kalau selama ini keputusan mencadangkan dirinya adalah salah besar.(PS)

Tulisan ini berasal dari redaksi

Comment