10 Nama Sudah Dikirim untuk Vaksinasi, Gubernur hingga Sekda Tidak Masuk

0 Komentar

Sekda Sultra, Nur Endang Abbas. (Foto: Rahmat R/IKS)

KENDARI, INIKATASULTRA.com – Sekretaris Daerah (Sekda) Sulawesi Tenggara (Sultra), Nur Endang Abbas mengatakan sudah ada 10 nama yang dikirim untuk Vaksinasi pada 14 Januari 2021 mendatang di RS Bahteramas.

Kata dia, undangan sudah tersebar untuk Vaksinasi di RS Bahteramas pada Kamis (14/01/2021) untuk Kick Off.

“10 orang yang dikirim, undangan sudah beredar, secara nasional masing-masing provinsi 10 orang, ” beber Endang saat ditemui di Kantor BNNP, (13/01/2021).

Lanjut mantan Kepala BKD Sultra ini, ketentuan vaksinasi 10 orang adalah Gubernur Sultra, Wagub Sultra, Sekda Sultra, Kapolda Sultra dan tokoh masyarakat yang berpengaruh tujuannya adalah meyakinkan masyarakat bahwa vaksin itu tidak berdampak pada kesehatan.

Akan tetapi menurut Endang, ada 16 golongan yang tidak bisa disuntik vaksin. Mereka adalah;

  1. Pernah terkonfirmasi menderita COVID-19
  2. Ibu hamil atau menyusui.
  3. Mengalami gejala ISPA seperti batuk, pilek, sesak napas dalam 7 hari terakhir.
  4. Anggota keluarga serumah yang kontak erat, suspek, konfirmasi, sedang dalam perawatan karena penyakit COVID-19.
  5. Memiliki riwayat alergi berat atau mengalami gejala sesak napas, bengkak, dan kemerahan setelah divaksinasi COVID-19 sebelumnya (untuk vaksinasi kedua).
  6. Sedang mendapatkan terapi aktif jangka panjang terhadap penyakit kelainan darah.
  7. Menderita penyakit jantung seperti gagal jantung, penyakit jantung koroner.
  8. Menderita penyakit Autoimun Sistemik seperti SLE, Lupus, Sjogren, vaskulitis, dan autoimun lainnya.
  9. Menderita penyakit ginjal seperti penyakit ginjal kronis, sedang menjalani hemodialysis atau dialysis peritoneal, transplantasi ginjal, sindroma nefrotik dengan kortikosteroid.
  10. Menderita penyakit Reumatik Autoimun atau Rhematoid Arthritis.
  11. Menderita penyakit saluran pencernaan kronis.
  12. Menderita penyakit Hipertiroid atau hipotiroid karena autoimun.
  13. Menderita penyakit kanker, kelainan darah, imunokompromais atau defisiensi imun, dan penerima produk darah atau transfusi.
  14. Menderita penyakit Diabetes Melitus.
  15. Menderita HIV.
  16. Memiliki riwayat penyakit paru seperti asma, PPOK, dan TBC.

Atas dasar tersebutlah sehingga, Gubernur Ali Mazi, Wagub Lukman Abuwas, Sekda Nur Endang Abbas dan Kapolda tidak bisa divaksinasi.

“Dari persyaratan ini, gubernur tidak karena dia punya riwayat dan usia, setelah itu wagub pernah terkonfirmasi saya sendiri punya penyakit sehingga kami diwakili. Oleh Kepala OPD, Asisten Setda, Kementrian Agama, PGRI dan tokoh2 lainnya,” jelas Endang.

“Kita berharap kedepannya masyarakat tidak takut dengan vaksin ini karena dilakukan demi memutus mata rantai penyabaran COVID-19 ini, ” tukasnya. (**)

Penulis : Rahmat R.
Tulisan ini berasal dari redaksi

Comment