DPRD Kolaka Setujui APBD 2021

0 Komentar

KOLAKA,INIKATASULTRA.com – DPRD Kolaka menyetujui Raperda menjadi Perda tahun 2021 yang ditetapkan melalui sidang paripurna di Gedung Sangia Nibandera DPRD Kolaka pada Jumat (27/11/20).

Sidang paripurna dipimpin langsung Ketua DPRD Kolaka, Syaifullah Halik bersama Wakil Ketua DPRD Kolaka, Husmaluddin. Turut pula dihadiri Wakil Bupati Kolaka, Muhammad Jayadin, Sekda Kolaka, Poitu Murtopo, unsur Forkopimda, jajaran Kepala SKPD Pemda Kolaka, dan anggota DPRD Kolaka.

Dalam kesempatan Wakil Bupati Kolaka, Muhammad Jayadin mengungkapkan setelah melalui proses panjang pembahasan baik pada tingkat komisi, gabungan komisi, serta badan anggaran baik DPRD maupun Pemda Kolaka akhirnya APBD 2021 dapat disetujui bersama.

Dikatakan Jayadin, APBD Kolaka tahun 2021 merupakan istimewa dan berbeda karena pemerintah telah menerapkan secara penuh PP Nomor 12 tahun 2019 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah.

“Ini berimplikasi pada perubahan struktur APBD dari tahun ke tahun,” kata Jayadin

Ia mengaku, APBD tahun 2021 telah sepenuhnya menerapkan rancangan dan penganggaran secara elektronik atau e-planning dan e-budgeting dengan
menggunakan aplikasi Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD) Kemendagri sesuai dengan Permendagri Nomor 70 tahun 2019.

APBD Kolaka tahun anggaran 2021 kata Jayadin direncanakan sebesar Rp 1,3 triliun lebih. Pendapatan daerah ditargetkan sebesar Rp 1,2
triliun lebih atau turun sebesar 1,52 persen dibanding perubahan anggaran tahun 2020 yakni Rp1,3 triliun lebih.

Begitu juga dengan belanja daerah tahun 2021 dialokasikan sebesar Rp 1,2 triliun lebih. Angka ini juga mengalami penurunan sebesar 4,42 persen dibanding perubahan anggaran tahun 2020 sebesar Rp 1,3 triliun lebih.

Sementara pembiayaan terdiri dari penerimaan pembiayaan ditargetkan sebesar Rp 7 miliar dan pengeluaran pembiayaan ditargetkan sebesar Rp 5 miliar.

“Berdasarkan perhitungan selisih antara penerimaan dan pembiayaan daerah dan pengeluaran pembiayaan daerah, maka diperoleh surplus pembiayaan netto pada tahun 2021sebesar Rp 2 miliar untuk digunakan menutupi defisit belanja daerah sebesar Rp 2 miliar sehingga silpa tahun berkenan berada pada posisi berimbang,” ungkapnya. (Pin/Red)

Tulisan ini berasal dari redaksi

Comment