Inter Ditekuk Madrid, Conte: Kami Terpukul

0 Komentar

Antonio Conte hanya mampu membawa Inter Milan jadi runner up Liga Europa 2019/20.

INIKATASULTRA.com – Antonio Conte kecewa dengan kekalahan Inter Milan di matchday keempat Liga Champions. Ia menyebut permainan mereka memang kalah dan anak asuhnya terpukul kartu merah Arturo Vidal di menit ke-33.

“Akan selalu sulit bermain melawan klub-klub besar seperti Real Madrid, jadi ketika kebobolan satu gol dan kehilangan seorang pemain, itu menjadi gunung yang mustahil untuk didaki,” kata Conte kepada Sky Sport Italia.

Ia menegaskan, perbedaan level tidak bisa mereka pungkiri. Makanya, Conte mengatakan kekalahan ini tidak boleh membuat mereka terpuruk. “Saya pikir kami melihat perbedaan antara mereka dan kami,” jelasnya.

“Itu seharusnya tidak menjatuhkan kita. Ini harus menunjukkan kepada kita bahwa ada jalan yang harus kita ambil dan kita harus lapar, pekerja keras dan rendah hati, untuk menyadari di mana kita berada dan tidak membiarkan diri kita terpengaruh oleh suara-suara dari luar. Satu-satunya jalan ke depan adalah bekerja keras dan tumbuh dengan segala cara yang mungkin,” lanjutnya.

Inter nyaris tidak memberi ancaman berarti pada pertahanan Real Madrid. Dan ada pertanyaan tentang ketergantungan Inter pada gol Romelu Lukaku dan Lautaro Martinez yang di laga ini terlihat tidak bisa berbuat banyak.

“Saya tidak berpikir kami lemah di depan, karena kami mencetak banyak gol. Kami mungkin kebobolan terlalu banyak saat ini. Seperti yang saya katakan, permainan itu langsung menjadi perjuangan yang berat dan menjadi sulit untuk kembali ke dalamnya karena kartu merah yang disebabkan oleh protes yang berlebihan,” jelas Conte dikutip dari Football Italia.

“Ini situasinya, kami menerimanya. Kami telah melakukan jauh lebih baik dan lebih agresif di Madrid, tetapi sulit di sini untuk segera tertinggal 1-0 dan kemudian melihat seorang pemain dikeluarkan dari lapangan. Itu membuat kami terpukul,” kuncinya.

Dalam laga hari ini, Eden Hazard membuka keunggulan Madrid dari titik penalti saat pertandingan baru berjalan enam menit. Penalti diberikan wasit Inggris, Anthony Taylor setelah Nicolo Barella menjatuhkan Nacho Fernandez.

Pemain pengganti, Rodrygo Goes menggandakan keunggulan di menit ke-58 berkat assist Lucas Vazquez. Penyerang muda Brasil itu mencatatkan namanya di papan skor hanya 20 detik setelah masuk ke lapangan. (Fin)

Tulisan ini berasal dari redaksi

Comment