Ketua KPU Wakatobi Bungkam Soal Larangan Liputan Debat Publik

0 Komentar

Sejumlah wartawan tidak diperbolehkan masuk meliput berlangsungnya debat publik calon Bupati dan Wakil Bupati Wakatobi Minggu (22/11/2020).

WAKATOBI, INIKATASULTRA.com – Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Wakatobi, Abdul Rajab memilih bungkam soal pencekalan sejumlah wartawan yang hendak meliput debat publik calon Bupati dan Wakil Bupati Wakatobi di gedung Sanggar Budaya Wakatobi, Minggu (22/11/2020).

Dikonfirmasi via Whatsapp pribadinya, Abdul Rajab tidak menggubris pertanyaan wartawan pada Minggu sore sekira pukul 18.11 Wita. Bahkan, dua kali dihubungi via telepon selluler, Rajab juga pun tak menggubrisnya.

Tangkapan layar panggilan Whatsapp Ketua KPU Wakatobi, Abdul Rajab.

Sebelumnya, Pihak KPU sebagai penyelenggara acara debat tidak memperkenankan wartawan untuk mengambil gambar di arena debat.

Debat paslon yang ditayangkan via live streaming melalui akun FB dan YouTube KPU Wakatobi itu dibuka pukul 10.05 waktu setempat di gedung sanggar budaya. Diikuti oleh dua pasangan calon yakni Arhawi – Hardin La Omo dan Haliana-Ilmiati Daud.

Tindakan pihak KPU sontak mendapat sorotan dari sejumlah wartawan yang tidak diperkenankan mengambil gambar. Seperti halnya disampaikan salah seorang wartawan media Online di Wakatobi, La Ilu Mane.

“Mestinya KPU Wakatobi terbuka terhadap Wartawan sebab Wartawan salah satu pilar demokrasi dimana jurnalnya mampu memberikan pemahaman yang utuh kepada publik,” protesnya. (Nuriaman)

Tulisan ini berasal dari redaksi

Comment