Tertibkan Arus Lalu Lintas, Ruas Jalan Pasar Baru Dipasangi Barrier

0 Komentar

Kepala BPTD wilayah XVIII Sultra, Benny Nurdin Yusuf (kiri), Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Sultra, Kombes Pol. Faizal (tengah) dan Kepala Cabang Jasa Raharja , Abubakar Aljufri (kanan) saat memasang water barrier memasang sekitar pasar baru, Rabu (18/11)/Foto:KP

KENDARI, INIKATASULTRA.com – Ruas jalan Pasar Baru menjadi salah satu titik rawan kemacetan. Tidak hanya volume kendaraan yang padat, namun juga ketidaktaatan pengendara yang melintas di jalur itu. Atas dasar itu, Balai Pengelolaan Transportasi Darat (BPTD) Wilayah XVIII Sultra bersama Dirlantas Polda Sultra dan PT Jasa Raharja Cabang Sultra berinisiatif melakukan rekayasa lalulintas dengan memasang water barier di sekitaran jalan MT Haryono, Rabu (18/11).

Kepala BPTD Wilayah XVIII Sultra, Benny Nurdin Yusuf mengatakan masalah lalulintas menjadi tanggung jawab semua pihak. Untuk itulah, semua stake holder harus ikut berperan seperti yang dilakukan BPTD bersama Dirlantas Polda Sultra dan Jasa Raharja.

“Tadi (kemarin) kita sudah memasang kurang lebih 50 water barrier untuk sekitar pasar baru. Upaya ini guna menghindari masyarakat yang memutar arah serta melawan arus. Jadi kita tutup dengan water barrier mulai dari ujung bibir jembatan kuning hingga titik ujung pembatas jalan sekitar trafict ligt,” ujarnya.

Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Sultra, Kombes Pol. Faizal mengapresiasi langkah BPTD dan Jasa raharja dalam menekan angka Lakalantas. “Jadi, pemasangan barier ini bukan cuma pencegahan, tetapi untuk menjaga ritme arus lalu lintas. Tadi kita pasang barrier di jembatan kuning. Dipasang di sana agar tidak ada lagi masyarakat kendaraan roda dua maupun angkot putar balik disitu,” ucapnya.

Kemacetan di jalur ini kata dia, disebabkan segelintir masyarakat yang memutar balik atau melawan arah. Dengan pemasangan water barier ini, mereka tidak bisa lagi memutas kendaraan. “Pemasangan water barrier ini ada juga penegakan hukum. Tapi apakah dengan penegakan hukum terus. Harusnya tanpa ada penegakan hukum tanpa harus diminta tertib sebab ini demi keselamatan kita bersama,” ujarnya.

Kepala Cabang PT Jasa Raharja, Abubakar Aljufri mendukung segala bentuk keselamatan jalan Upaya ini dilakukan demi mengurangi angka Lakalantas. Jasa Raharja bukan hanya sebagai pemberi santunan saat kecelakaan saja tetapi harus ada edukasi bagaimana mengurangi angka kecelakaan itu.

“Kita harus bersama tim terpadu mengurangi angka kecelakaan. Lebih baik mencegah diawal di mana masyarakat patuh akan aturan lalu lintas ketimbang menerima santunan dengan menelan korban jiwa,” pungkasnya.(KP)

Tulisan ini berasal dari redaksi

Comment