KPU Sultra Beberkan Skenario Pencoblosan Pasien Covid-19

0 Komentar

Ilustrasi/Foto: inet

KENDARI, INIKATASULTRA.com – Komisi Pemilihan Umum (KPU) telah menyiapkan skenario khusus bagi pasien Covid-19 saat menyalurkan hak pilihnya di Pilkada serentak 2020, sebagai salah satu instrumen pencegahan penyebaran Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).

Komisioner KPU Sultra, Iwan Rompo mengatakan ada beberapa cara yang dilakukan penyelenggara terhadap pasien Covid-19 dalam melakukan pencoblosan, seperti melibatkan Dinas Kesehatan setempat dengan mendatangi rumah pasien yang melakukan isolasi mandiri.

“Sebelum hari H pemungutan suara, pihak keluarga pasien harus melaporkan terlebih dahulu kepada petugas KPPS bahwa si A positif Covid-19,” ucapnya, Rabu (18/11/2020) lalu.

Lanjutnya, dari informasi tersebutakan ada dua petugas KPPS membawa surat suara dan kotak suara bersama Panwascam, saksi dan juga petugas medis akan mendatangi pemilih yang terjangkit Covid-19 tersebut yang melakukan isolasi mandiri ataupun diisolasi di hotel atau rumah sakit.

Catatan lainnya adalah tempat perawatan pasien tersebut harus berada dalam lingkungan Daerah Pemilihan (Dapil) pasien. Jika dirawat di luar Dapil, maka yang bersangkutan akan kehilangan hak pilihnya.

“Misalnya pasien Covid-19 dengan Dapil Buton Utara, namun dirawat di Rumah Sakit Bahteramas di Kendari, maka ketentuan yang diatur dalam perundang-undangan, pasien tersebut tidak dapat menyalurkan hak pilihnya,” jelasnya.(aroel/KP)

Tulisan ini berasal dari redaksi

Comment