Kabar Terbaru Soal Kasus Tewasnya Serda Rusdi yang Tergantung di Pohon

0 Komentar

Kapolres Bombana, AKBP Dandy Ario Yustiawan. (Foto: Arun/IKS)

KENDARI, INIKATASULTRA.com – Polres Bombana angkat suara terkait progres penanganan kasus tewasnya Babinsa Koramil 1413–05/Kabaena, Kodim 1413/Buton Serda Rusdi dalam kondisi tergantung dan tangan terikat di Desa Rahantari, Kecamatan Kabaena Barat pada Rabu (19/8/2020) lalu.

Kapolres Bombana, AKBP Dandy Ario Yustiawan meminta masyarakat untuk waspada dan tidak mudah menerima berita atau informasi bohong (hoax) atas kasus.

“Saat kami bersama lembaga terkait masih melakukan pemeriksaan dan saat ini kami sudah memeriksa beberapa saksi. Kepada seluruh masyarakat untuk tidak terpangurah dengan isu isu yang kebenarannya belum pasti,” jelas Kapolres yang ditemui di ruang kerjanya, Senin (16/11).

Lanjutnya, dalam penanganan kasus tersebut, pihaknya bersama lembaga terkait sangat menenerapan prinsip kehati-hatian dan meminta masyarakat untuk menanti perkembangan kasus itu.

“Kami harap masyarakat bersabar untuk pengukapan kasus ini, kerena kita harus serba hati-hati, karena jangan sampai kita salah tangkap. Menunggu informasi dari pihak penyidik yang menangani kasus ini,” tambah perwira berpangkat dua bunga melati itu.

Lanjut kata Dandy, terkait informasi yang berdar bahwa telah 8 orang yang telah ditetapkan tersangka, pihaknya memastikan kabar tersebut adalah hoax.

“Mereka dipanggil hanya sebatas saksi, dan saat ini mereka sudah pulang. Jadi mereka hanya sebatas saksi bukan tersangkanya. saat ini masih mencari bukti-bukti yang akurat, karena beberapa barang bukti yang ditemukan di TKP semua masih milik korban,” bebernya.

Ditanya terkait kedatangan tim Beresekrim ke Pulau Kabaena, Kapolres menjelaskan hal itu sebatas membantu proses penyelidikan.

“Karena masih ada beberapa kendala yang belum bisa dilakukan oleh pihak penyelidikan,” pungkasnya. (Arun/ASL)

Tulisan ini berasal dari redaksi

Comment