Waspada! La Nina Mulai Merambah ke Sultra Awal November

0 Komentar

Langit mendung menyelimuti Kota Kendari, Jumat (10/1). (Foto: Kendari Pos)

INIKATASULTRA.com – Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Maritim Kendari mengimbau masyarakat Sultra mewaspadai akibat fenomena anomali La Nina yang diprediksi mulai awal November 2020.

La Nina merupakan anomali kondisi cuaca ekstrim yang menyebabkan curah hujan lebih tinggi sehingga meningkatkan potensi bencana hidrometeorologi, seperti banjir dan longsor.

“Sejumlah wilayah di Indonesia termasuk Sulawesi Tenggara, terancam cuaca ekstrim imbas La Nina yakni penambahan uap air atau curah hujan yang melebihi dari normalnya,” jelas kepala Stasiun Meteorologi Maritim Kelas II Kendari, Ramlan, Minggu (25/10/2020).

Ramlan menjelaskan, fenomena cuaca ekstrem tersebut, diperkirakan akan terus berlangsung hingga puncaknya pada Februari 2021.

“Di wilayah kendari dan sekitarnya, potensi terjadinya fenomena La Nina, cukup tinggi dengan penambahan curah hujan antara 20 sampai 40 persen,” terang Ramlan.

Tingginya curah hujan yang diperkirakan mulai terjadi pada awal November 2020, akan berdampak pada bencana banjir di wilayah yang sering dilanda bancana.

Kondisi La Nina merupakan fenomena alam secara global, yang biasanya akan mempengaruhi cuaca di sebagian wilayah indonesia terutama diwilayah tengah dan timur. (aroelkendari)


Tulisan ini berasal dari redaksi

Comment