Bawaslu Sultra Temukan Enam Paslon Langgar Prokes COVID-19 Saat Kampanye

0 Komentar

KENDARI,INIKATASULTRA.com – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Sulawesi Tenggara ( Sultra) sampai 22 Oktober 2020 telah menemukan enam pasangan calon yang melakukan pelanggaran protokol kesehatan (prokes) COVID-19.

Para pasangan calon tersebut merupakan peserta Pilkada 2020 di kabupaten Konawe Selatan, Muna, Buton Utara, dan Wakatobi.

“Sudah ada 12 kali pelanggaran prokes yang terjadi di empat kabupaten, yaitu Butur, Muna, Wakatobi, dan Konsel,” terang Ketua Bawaslu Sultra, Hamiruddin Udu, Kamis (22/10/2020).

Ia mengurai, jenis pelanggaran yang dilakukan para paslon berkaitan dengan jumlah peserta lebih dari 50 orang. Selain itu, ada juga yang berkaitan dengan tidak menjaga jarak minimal 1 meter. Juga pelanggaran adanya massa kampanye yang tidak menggunakan masker.

Terkait daftar paslon yang melanggar tersebut, Hamiruddin belum dapat mengumumkannya kepada publik.

“Masih dikonsultasikan dulu, jangan sampai kita melanggar kode etik,” katanya.

Tindakan yang diambil Bawaslu terhadap para pelanggar tersebut sebatas memberikan sanksi berupa peringatan tertulis.

“Regulasinya itu, kalau dalam satu kali pertemuan ada pelanggaran prokes misal tidak menggunakan masker dan/atau tidak menjaga jarak minimal 1 meter maka paslon/tim kampanye diberi sanksi peringatan tertulis, dan apabila sudah diberi sanksi peringatan lalu tidak diindahkan maka selanjutnya dilakukan pembubaran,” terangnya.

Mengingat masa kampanye masih lama, ia berharap kepada para paslon agar menaati prokes COVID-19.

“Harapannya paslon dan tim kampanye dalam melaksanakan kampanye tetap mematuhi prokes COVID-19 demi keselamatan kita bersama, demi keselamatan warga masyarakat kita,” tandasnya. (iul)

Tulisan ini berasal dari redaksi

Comment