COVID-19 di Lapas Kendari: Puluhan Orang Terinfeksi, Satu Orang Meninggal

0 Komentar

KENDARI,INIKATASULTRA.COM – Sebanyak 70 narapidana dan 17 sipir di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas II Kendari terinfeksi COVID-19. Dari jumlah tersebut, sebanyak 65 narapidana dan 13 sipir telah dinyatakan sembuh. Sementara 4 narapidana dan 4 sipir lainnya menjalani perawatan intensif di RSUD Kota Kendari. Sedangkan 1 narapidana meninggal dunia.

Baca Juga: Puluhan Orang di Lapas Klas II Kendari Terinfeksi COVID-19

Kepala Lapas Klas II Kendari, Abdul Samad Dama menjelaskan satu napi yang meninggal sebelumnya tak diketahui jika terinfeksi COVID-19. Sebab menurutnya, saat dilakukan tes rapid menunjukan non-reaktif, sehingga tak melanjutkan ke tes swab.

Ia membantah pihaknya menelantarkan narapidana tersebut, sebab yang bersangkutan telah lama ditempatkan di klinik lapas untuk perawatan penyakitnya.

“Saat dites rapid dia nonrekatif, karena tidak reaktif kita anggap tidak COVID, maka tidak dilanjutkan untuk dites swab. Tapi memang ini almarhum sudah ada penyakit jauh sebelum COVID-19, makanya dia sudah dipisahkan memang kamarnya. Dia dirawat di klinik supaya selalu ada pengawasan dari klinik,” katanya.

Baca Juga: COVID-19 di Lapas Kendari: 65 Napi dan 13 Sipir Dinyatakan Sembuh, 8 Masih Dirawat

Abdul Samad mengaku pihaknya belum mengetahui bagaimana virus ini bisa menjangkiti para sipir dan narapidana. Sebab menurutnya, untuk kunjungan kepada narapidana telah ditiadakan sejak COVID-19 ditemukan di Kendari pada pertengahan Maret 2020 lalu.

“Kami juga susah menebak awalnya dari mana karena kunjungan sudah ditutup dari Maret lalu. Makanya kami juga tidak tahu dari mana penyebarannya,” katanya.

Dengan kejadian ini, Abdul Samad mengaku pihaknya semakin mengetatkan protokol kesehatan COVID-19 di lingkungan lapas.

“Sejak ada keajadian ini, semua warga binaan dan sipir kita wajibkan pakai masker. Termasuk kita intens melakukan penyemprotan di lingkungan lapas,” tandasnya. (iul)

Tulisan ini berasal dari redaksi

Comment