Warga Dilarang Gelar Hajatan, Gubernur Ali Mazi: Melanggar Diberi Tindakan Hukum

0 Komentar

Gubernur Sultra, Ali Mazi.

KENDARI, INIKATASULTRA.com Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra), Ali Mazi melarang keras warga menggelar hajatan ditengah pandemi virus corona atau Covid-19.

Hal tersebut lantaran angka kasus positif di Sulawesi Tenggara terus naik, bahkan penyebaran Covid-19 sudah masuk dalam kawasan perkantoran.

Ada tiga orang merupakan pegawai Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Sultra dinyatakan positif corona. Sehingga sejak 21 hingga 30 September, kantor BPKAD ditutup dan baru akan beraktivitas kembali pada tanggal 1 Oktober mendatang.

Selain itu, Kantor Biro Ekonomi Sekretariat Daerah Provinsi Sultra terpaksa memberlakukan work from home (WFH) total menyusul adanya dua orang pegawainya yang terkonfirmasi positif Covid-19.

Melarang menggelar hajatan, tersebut tertuang dalam surat Himbauan Nomor: 443/4724 tentang peningkatan pelaksanaan protokol kesehatan dalam pencegahan Covid-19 yang diterbitkan, Senin (21/9/2020).

Dalam surat tersebut tertulis, masyarakat dilarang melakukan kerumunan dalam bentuk pertemuan kegiatan sosial kemasyarakatan, yang menyebabkan berkumpulnya orang banyak.

Kerumunan yang dimasud seperti pesta perkawinan, arisan, reuni dan acara sosial kemasyarakatan lainnya yang sejenis yang mengakibatkan berkumpulnya orang banyak.

Bukan hanya itu, Ali Mazi dalam himbauannya juga meminta masyarakat agar mematuhi potokol kesehatan seperti menggunakan masker, rajin mencuci tangan, dan menjaga jarak dengan menghindari kerumunan.

“Bagi yang melanggar ketentuan, maka akan dilakukan tindakan hukum oleh penegak hukum dan aparat berwenang lainnya,” kata Ali Mazi dalam himbauannya.

Untuk diketahui, hingga Selasa (22/9/2020) angka kasus Covid-19 di Sultra sudah mencapai 2.266 orang positif, dari jumlah itu, ada 1.533 pasien yang dinyatakan sembuh dan 50 orang meninggal dunia di Sultra. (**)

Berikut isi surat himbauan Gubernur Sultra, Ali Mazi:

Tulisan ini berasal dari redaksi

Comment