Potong Hewan Kurban 62 Ekor, Antam Sultra Bagikan ke Masyarakat

0 Komentar

KOLAKA, INIKATASULTRA.com Keluarga besar PT. Antam Tbk UBPN Sulawesi Tenggara (Sultra) berkurban sebanyak 62 ekor hewan, di Hari Raya Idul Adha 1441 Hidriyah tahun 2020.

Hewan kurban yang disembelih dan dagingnya dibagikan ke masyarakat di wilayah perusahaan.

Pada momen ini bagi keluarga besar Antam Sultra untuk berbagi kepada masyarakat tidak mampu khususnya disekitar wilayah perusahaan masuk kategori ring satu.

Hal itu disampaikan staf External Relation Manager Irwan Makmur kepada Inikatasultra.com melalui WhatsAppnya, Sabtu (1/8/2020).

Dalam siaran persnya menjelaskan penyembelihan hewan kurban dilaksanakan, di Exgudang satu Kompleks Antam Pomalaa dan Masjid Al Ikhlas Kelurahan Kumoro, pada Sabtu (1/8/2020).

Dalam kesempatan itu, General Manager Antam Sultra Khaidir Said mengatakan qurban ini merupakan inisiatif pribadi karyawan dan Karyawati perusahaan beserta keluarganya serta para mitra kerja Antam.

“Ini merupakan inisiatif karyawan dan karyawati beserta keluarganya dan mitra Kerja perusahaan sehingga terkumpul 46 ekor sapi dan 4 ekor kambing, sedangkan dari Antam sendiri sebanyak 10 ekor sapi yang telah disalurkan pada tiga hari sebelum hari raya di Desa/Kelurahan se Kecamatan Pomalaa dan dua ekor sapi disalurkan di Kabupaten Konawe Utara, sehingga total keseluruhan sebanyak 62 ekor hewan kurban,” ujar Khaidir.

Ia menjelaskan bahwa dari 62 ekor hewan yang disembelih itu dibagikan ke masyarakat sebanyak 1.622 jiwa. Lanjut KHAIDIR bahwa tahun ini jumlah hewan qurban naik dari tahun sebelumnya dikarenakan kesadaran insan Antam untuk berqurban semakin meningkat. Walaupun ditengah pandemi Covid-19, tetapi rasa untuk berbagi kesesama sangat tinggi.

“Dimasa pandemi Covid-19 ini penyembelihan dipusatkan di dua tempat saja yakni di ex gudang 1 Kelurahan Pomalaa dan Masjid Al Ikhlas Kelurahan Kumoro agar semua tetap terkontrol dan tetap menjalankan protokol kesehatan, dimana para panitia tetap memakai masker, mencuci tangan saat memasuki area penyembelihan, serta mengukur suhu tubuh dan para pengurban yang ingin menyaksikan hewan qurban dijadwal sehingga tidak terjadi kerumunan,” tutup Khaidir. (**)

Penulis : PIN
Tulisan ini berasal dari redaksi

Comment