Kasus Probable di Kolaka Meninggal, Dikebumikan dengan Protokol Covid-19

0 Komentar

ILUTRASI: Foto Jenazah pasien yang meninggal dunia karena positif Covid-19 di Kolaka Utara, Sultra, saat mau dimakamkan.

KOLAKA, INIKATASULTRA.com Juru bicara (Jubir) Gugus tugas (Gustas) Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara (Sultra), dr. Muhammad Aris, menjelaskan bahwa seorang pria (78) warga Desa Pesouha, Kecamatan Pomalaa yang masuk dirawat, di rumah sakit Benyamin Guluh, pada Jumat (31/7/20) siang, telah meninggal duani.

Hal tersebut disampaikan dr. Aris dalam siaran persnya melalui WhatsApp Satgas Covid-19, Sabtu (1/8/2020).

Saat dilakukan penanganan medis di ruang isolasi karena hasil rapid tesnya menunjukkan reaktif. Setelah dilakukan pemeriksaan laboratorium dan kemudian dilakukan Rontgen, atau toraks maka ditemukan tanda-tanda terjadinya gangguan saluran pernapasan yang berat (Acute Respiratory Distress Syndrome).

“Dan pasien itu meninggal dunia sekitar pukul 00.15 menit malam,” jelas Aris Kabid Kesehatan Masyarakat Dinkes Kolaka.

Ia mejelaskan pasien tersebut telah dikuburkan pada Sabtu (1/8/29) secara protokol Covid-19 di desanya.

Kata Aris bahwa kasus ini masuk dalam Probable yaitu gangguan pernapasan yang berat, namun tidak ada hasil swab. Tetapi gejala dan keadaan pasien sangat mengarah ke Covid-19.

“Jadi kondisinya sangat mengarah ke Covid-19 sekitar 95 persen, namun tak ada pemeriksaan Swab jadi kurang 5 persen saja,” ujar Ketua IDI Kolaka itu.

Selain itu, Jubir Gustas Covid-19 Kolaka juga berharap kepada segenap keluarga agar tidak perlu melakukan malam ta’syah. Karena pasien ini merupakan kasus probable.

“Semoga pemerintah setempat dan keluarga bisa mengerti kasus ini. Kontak erat dengan almarhum nantinya kami akan lakukan pemeriksaan Swab,” harapnya.

Selanjutnya ada kasus baru yang terkonfirmasi positif yaitu seorang perempuan (38) yang dirawat, di Rumah Sakit Bahteramas rujukan dari Rumah Sakit Benyamin Guluh beberapa waktu lalu. Pasien ini, kata Aris telah mengalami gangguan kehamilannya.

“Dan hasil pemeriksaan swabnya telah keluar hari ini, dan dinyataan positif,” kata Aris mantan Kepala Puskesmas Wundulako.

Sehingga orang dinyatakan positif di Kolaka sampai hari ini (Red,) sudah mencapai 66 orang, dan dinyatakan sembuh sebanyak 65 orang, satu meninggal dunia dan satu kasus probable.

Aris berpesan kepada segenap masyarakat Kabupaten Kolaka, bilamana menginginkan penularan Covid-19 ini cepat teratasi maka harus mematuhi protokol kesehatan, selalu memakai masker, selalu mencuci tangan memakai sabun dan menjaga jarak. (**)

Penulis : PIN
Tulisan ini berasal dari redaksi

Comment