Black Campaign Hantui Surunuddin di Pilkada Konsel

0 Komentar

Wa Ode Nurhayati dan Surunuddin Dangga.

KENDARI, INIKATASULTRA.com Dugaan kasus terlarang Bupati Konawe Selatan (Konsel), Surunuddin Dangga dan Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Hanura Sulawesi Tenggara (Sultra), Wa Ode Nurhayati (WON) masih akan menjadi pembicaraan hangat selama Pilkada berlangsung, jika kasus dugaan mahar politik tak diselesaikan.

Pasalnya, kasus ini belum juga terselesaikan oleh Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Konsel. Namun, dari diskursus dugaan mahar politik ini telah berhembus istilah black campaign atau kampanye hitam.

Penggunaan metode rayuan yang merusak, sindiran atau rumor yang tersebar mengenai sasaran kepada para kandidat atau calon kepada masyarakat agar menimbulkan persepsi yang dianggap tidak etis terutama dalam hal kebijakan publik.

Baca juga: Akankah Skandal Dugaan Mahar Politik WON dan Surunuddin Hilang Begitu Saja?

Komunikasi ini diusahakan agar menimbulkan fenomena sikap resistensi dari para pemilih, kampanye hitam umumnya dapat dilakukan oleh kandidat atau calon bahkan pihak lain.

Secara efisien karena kekurangan sumber daya yang kuat untuk menyerang salah satu kandidat atau calon lain dengan bermain pada permainan emosi para pemilih agar pada akhirnya dapat meninggalkan kandidat atau calon pilihannya.

Pengamat Politik Sultra, Awaludin Ma’ruf mengatakan kampanye hitam ini akan timbul dari kasus ini jika tidak diselesaikan cepat oleh Bawaslu.

“Seperti demo di Bawaslu Sultra soal penyelesaian kasus dugaan mahar politik di Konsel beberapa waktu lalu, tidak murni tentang desakan ke kasus mahar itu, efek dari liarnya kasus ini akan muncul black campaign,” ujarnya, kepada Inikatasultra.com, Kamis (30/7/2020).

Baca juga: Kunci Rekomendasi Demokrat dan PAN, Endang Siap Tarung Lawan Petahana di Pilkada Konsel

Menurutnya hal ini akan terus berjalan selama kasus ini tidak segera diselesaikan dan jika diselesaikan cepat oleh Bawaslu maka akan meredam opini yang beredar di tengah-tengah masyarakat.

“Olehnya itu penelusuran Bawaslu harus segera menemui titik terang untuk menghilangkan hal ini,” tutupnya. (**)

Penulis : Astil
Tulisan ini berasal dari redaksi

Comment